Integrasi Sains Data dan Teknologi Blockchain dalam Mengoptimalkan Transparansi serta Efisiensi Tata Kelola Perbankan Syariah
Keywords:
Data Science, Blockchain, Islamic Banking, Smart Contracts, Maqashid ShariahAbstract
Perkembangan teknologi finansial pada era Revolusi Industri 4.0 mendorong lembaga perbankan syariah untuk mengadopsi inovasi digital tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sains data dan teknologi blockchain dalam meningkatkan transparansi, efisiensi operasional, manajemen risiko, serta kepatuhan syariah pada tata kelola perbankan syariah. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2018–2025 dan diperoleh dari basis data Scopus, ScienceDirect, IEEE Xplore, SpringerLink, serta Google Scholar. Proses seleksi literatur dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sains data, khususnya melalui algoritma Machine Learning, berpotensi meningkatkan akurasi penilaian pembiayaan, mendukung pengambilan keputusan, serta menurunkan risiko Non-Performing Financing (NPF). Di sisi lain, teknologi blockchain melalui smart contracts dan sistem distributed ledger dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, keamanan transaksi, serta mendukung halal traceability. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi sains data sebagai instrumen mitigasi risiko, blockchain sebagai mekanisme transparansi dan otomatisasi akad, serta Maqashid Shariah sebagai kerangka evaluasi etis dalam tata kelola perbankan syariah digital. Meskipun implementasinya masih memerlukan dukungan regulasi, infrastruktur digital, dan sumber daya manusia yang memadai, integrasi kedua teknologi tersebut berpotensi memperkuat tata kelola perbankan syariah yang berkelanjutan dan transparan.