Perkembangan Teori Permintaan, Penawaran Islami Dan Keseimbangan Pasar
Keywords:
Ekonomi Islam , Permintaan Islam, Penawaran Islam, Keseimbangan PasarAbstract
Penelitian ini membahas tentang teori permintaan, penawaran Islami, dan keseimbangan pasar dalam perspektif ekonomi Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana konsep permintaan dan penawaran tidak hanya dipandang sebagai interaksi ekonomi semata, tetapi juga sebagai bagian dari sistem yang berlandaskan nilai-nilai syariah. Dalam ekonomi Islam, aktivitas pasar tidak hanya bertujuan untuk memperoleh keuntungan, tetapi juga harus mencerminkan prinsip keadilan, kejujuran, dan kemaslahatan bagi masyarakat.Pembahasan dalam makalah ini menunjukkan bahwa teori permintaan dalam Islam didasarkan pada kebutuhan (needs) yang sesuai dengan prinsip halal dan thayyib, serta dibatasi oleh larangan berlebihan (israf). Sementara itu, teori penawaran dalam Islam tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada keberkahan dan tanggung jawab sosial. Produsen diwajibkan untuk menjaga etika bisnis, menghindari praktik seperti riba, gharar, monopoli, dan penimbunan barang (ihtikar), serta memastikan bahwa barang yang diproduksi dan ditawarkan adalah halal. Selain itu, konsep keseimbangan pasar dalam Islam tidak hanya ditentukan oleh titik temu antara permintaan dan penawaran, tetapi juga mencakup aspek moral, sosial, dan spiritual. Keseimbangan pasar harus mencerminkan keadilan, tidak merugikan pihak manapun, serta didukung oleh peran pemerintah dalam mengawasi pasar. Dengan demikian, ekonomi Islam menawarkan sistem yang lebih komprehensif karena mengintegrasikan aspek ekonomi dengan nilai-nilai etika dan spiritual guna menciptakan kesejahteraan bersama (falah).
