Analisis Teori Produksi dalam Perspektif Ekonomi Konvensional dan Islam
Keywords:
Teori Produksi, Ekonomi Islam , Ekonomi KonvensionalAbstract
Produksi merupakan aktivitas ekonomi fundamental yang bertujuan untuk menghasilkan
barang dan jasa guna memenuhi kebutuhan manusia. Ketika ekonomi konvensional berorientasi
pada efisiensi teknis dan maksimalisasi keuntungan finansial semata, ekonomi Islam memandang
produksi sebagai bagian integral dari ibadah yang mengandung nilai moral, keadilan, serta
keberlanjutan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teori produksi dengan
membandingkan perspektif konvensional dan Islam, khususnya mengenai konsep, faktor produksi,
prinsip, serta tujuannya. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan
bantuan aplikasi VOSviewer, sebanyak 15 artikel relevan yang terbit hingga tahun 2026 berhasil
dipilih dan dievaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi konvensional terdiri
atas tenaga kerja, tanah, modal, dan manajemen. Sementara itu, ekonomi Islam memperkenalkan
faktor produksi yang berorientasi pada pencapaian falah (kebahagiaan dunia dan akhirat), meliputi
peran Khalifah (tanggung jawab manusia), Alam, dan Ketaqwaan. Lebih lanjut, penerapan konsep
maslahah berbasis maqashid syariah menjadi kerangka utama untuk memastikan aktivitas produksi
memberikan kemaslahatan umat serta menghindari kemudaratan, sekaligus mengubah paradigma
pelaku ekonomi dari homo economicus menjadi homo Islamicus. Dalam jangka pendek maupun
jangka panjang, perspektif Islam mengelola struktur biaya secara efisien tanpa mengabaikan etika
moral dan keadilan distributif.
