Arus Komperensi Biaya Produksi Islami Konvensial
Keywords:
Biaya Produksi, , Ekonomi Islam , Ekonomi Konvensional , MaslahahAbstract
Studi ini menyajikan analisis komparatif teori biaya produksi antara ekonomi konvensional dan ekonomi Islam. Melalui pendekatan kajian literatur kualitatif, penelitian ini mengkaji perbedaan mendasar dalam konsep, tujuan, klasifikasi biaya, biaya modal, kriteria efisiensi, serta etika produksi antara kedua perspektif. Temuan menunjukkan bahwa teori biaya produksi konvensional berorientasi pada profit maximization dengan biaya modal berbasis bunga (interest), sementara teori biaya produksi Islam didasarkan pada prinsip keadilan ('adl), kemaslahatan (maslahah), sumber yang halal, serta sistem bagi hasil (mudharabah/musharakah) sebagai pengganti riba. Efisiensi dalam Islam tidak hanya diukur secara teknis, tetapi juga syariah dan sosial. Larangan israf (pemborosan), tadlis (penipuan), dan ihtikar (penimbunan barang) membedakan etika produksi Islam dari konvensional. Penelitian ini merekomendasikan penerapan prinsip-prinsip produksi Islam untuk mencapai keberkahan dan kesejahteraan sosial.




