Analisis Integrasi Sains dan Teknologi dalam Transformasi Digital Perbankan Syariah: Peluang, Tantangan, dan Strategi Pengembangan
Keywords:
Transformasi Digital, Perbankan Syariah , Sains Dan Teknologi, Kecerdasan Buatan, Tata Kelola SyariahAbstract
Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dikombinasikan dengan metode tinjauan pustaka untuk menganalisis data sekunder dari jurnal ilmiah, buku, laporan industri, regulasi, dan dokumen resmi dari otoritas terkait, dengan memanfaatkan teknik reduksi data, presentasi data, dan triangulasi sumber. Temuan studi ini menunjukkan bahwa transformasi digital perbankan Islam adalah hasil kolaborasi antara ilmu pengetahuan sebagai dasar metodologis (ilmu komputer, statistik, dan ilmu data) dan teknologi sebagai sarana implementasi, seperti kecerdasan buatan, big data, blockchain, komputasi awan, dan perbankan seluler. Integrasi ini menciptakan peluang strategis seperti ekspansi pasar, kolaborasi fintech, personalisasi layanan, dan efisiensi operasional, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan siber, keterbatasan sumber daya manusia dengan kompetensi ganda, celah regulasi, dan transparansi kepatuhan algoritma AI. Studi ini mengusulkan kerangka strategi pengembangan integratif berdasarkan lima dimensi yang saling terkait—teknologi, organisasi, regulasi, sumber daya manusia, dan tata kelola syariah—yang harus berkembang secara bersamaan agar transformasi digital perbankan syariah dapat berlangsung secara adaptif, aman, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.




